Sekitar
beberapa minggu yang lalu, gue sempat beradu argumen dengan seorang teman soal
memajang nama pasangan di bio Twitter. Ya mungkin ini gak bisa disebut dengan
beradu argumen juga sih, karena gue hanya cenderung bolak-balik nanya, “Ini
serius mau masang nama di bio? Ini harus banget apa?” Dan sampai akhirnya
keluarlah sebuah kalimat dari teman gue ini, “Itu cuma buat penekanan aja,
bahwa si A itu pacarnya si B.”
Menurut
gue sendiri sih emang gak ada yang salah dari persoalan masang nama pasangan di
bio. Bio Twitter lu, ya terserah juga mau lu isi apa. Iya kan? Tapi lewat
tulisan ini, gue cuma pengin berbagi aja soal apasih yang kira-kira jadi
motivasi atau alasan buat orang masang nama pasangan mereka. Ya tentunya
semuanya dilihat dari perspektif gue hahahahahaha.
Oke.
Langsung aja ke sebab yang pertama. Mungkin sesorang memasang nama pasangan
mereka di bio adalah karena dia bangga banget punya pasangan seperti doi,
sehingga dia pikir siapa aja yang ngebaca bio dia jadi tau siapa pasangannya dan
berkata, “Waw, kamu hebat sekali sobat punya pacar seperti dia.” Dengan alasan
seperti ini apa menurut lu orang yang punya pasangan tapi gak memajang nama pasangannya di bio itu gak
bangga dengan kekasih hatinya? Apa secepat itu lu menarik kesimpulan? Ckckckck.
Lanjut
ke sebab kedua. Sebagai ajang show off alias pamer ke semua followers-nya. Dan di dalam daftar followers itu pastinya ada teman-teman satu kelas, satu
kampus, satu gang, dan mungkin juga
ada mantan mereka di sana. Who knows? Kalau ternyata memang ada orang yang masang
nama pasangan di bio Twitter dengan motivasi pamer kaya begini, gue sih cuma bisa
bertanya-tanya, “Kalian pacaran beneran atau cuma setting-an kaya Adjie Pangestu sama Bella Sofie nih?” Buat apa sih
pamer sob? Gak ada untungnya juga kali dari pamer. Apa juga yang mau lu
pamerin? Kebahagian lu sama pasangan? Ya kalo gue sih kebahagiaan ya bakal gue
simpen aja berdua sama pacar, buat apa yang lain tau. Toh, sedih pun tetap
bakal gue simpan berdua juga. Ya gak?
Alasan
lain yang mungkin melatarbelakangi fenomena memasang nama pasangan di bio
Twitter ini adalah untuk membatasi ruang gerak pasangan di sosial media itu
sendiri. Yup, benar. Gue pernah menemui orang dengan motivasi seperti ini.
Orang itu adalah teman gue sendiri. Kira-kira seperti ini alasan yang pernah
dia bilang ke gue, “Ya abisnya pacar gue suka gak tau diri amat di Twitter.
Temen-temennya juga kalo mention seenak udelnya sendiri. Pake say lah, beb lah.
Minta jemput ngampus bareng lah. Gak tau apa dianya udah punya pacar!” Dari
perkataan teman gue yang panjang lebar ini, gue cuma bisa ngelus dada. Ngelus
dada bukan karena kelakuan pacarnya yang ‘liar’ di Twitter, tapi lebih karena
gue gak paham sama apa yang sebenarnya ada di pikiran teman gue ini. Apa dia pikir
mungkin aja terjadi perselingkuhan antara pacar dan followers-nya sehingga dia gerak cepat dengan masang nama di bio?
Apa dia pikir nama di bio itu bisa jadi perisai anti perselingkuhan? Wah, cinta
benar-benar bisa membunuh logika kita semua sob!
Sampai
saat ini baru tiga alasan itu yang gue pikir akan memotivasi seseorang buat
memajang nama pasangan di bio Twitter. Pastinya masih banyak alasan-alasan
lain, yang bisa saja logis atau bisa saja justru ‘bodoh’. Semoga tulisan gue
ini gak menyinggung siapa-siapa ya hehehe.
Tulis
sob! Tulis apa aja yang lu mau ke dalam kotak kecil dengan batasan 160 karakter
itu! Hahaha.

